CARA BACKUP HASIL REKAMAN DI CCTV DAHUA | detouch.org

CARA BACKUP HASIL REKAMAN DI CCTV DAHUA

Anda Berlokasi di Jakarta , Butuh Jasa Pasang cctv Jakarta ? Hubungi BAIHAQI : 0821-8486-9669 ( WA/TELP) , PROFESIONAL , MURAH dan BERGARANSI.Dengan Banyak Pilihan Paket CCTV

 Salah satu ketentuan dari institusi pemerintahan yang wajib dipadati berbunyi“ Kalau Kamera pengaman wajib bisa merekam sepanjang 3 bulan, serta wajib dapat di backup” informasi rekamannya hingga 1 hingga 2 tahun. Sehingga kami berupaya membuat postingan yang mangulas panduan backup rekaman pada DVR( Digital Video Recorder). Saat sebelum kita masuk ke panduan backup rekaman pada DVR buat penuhi permintaan tersebut terdapat hal- hal yang wajib dicermati. Berikut ini syarat- syarat yang wajib terpenuhi terlebih dulu:

– Pakai fitur mirroring DVR apabila ada

– Sajikan hard disk bonus bagaikan media archive ataupun backup

– Tidak di anjurkan memakai fitur backup via USB

Gunakan Fitur Mirroring DVR

Fitur Mirroring DVR berfungsi untuk mengcopy rekaman dengan otomatis saat proses rekaman berlangsung. DVR (Digital Video Recorder) akan merecord hasil rekaman ke dalam 2 hard disk sekaligus dalam satu waktu. Jika hard disk utama full atau penuh, maka hard disk yang berfungsi sebagai mirror dapat disimpan sebagai backup/archive.

Sediakan Hardisk Tambahan Sebagai Media Archive/Backup

Gunakan harddisk tambahan sebagai media backup. Ganti harddisk internal DVR yang sudah penuh dengan harddisk baru/kosong. Backup cara ini tanpa fitur mirroring otomatis rekaman sebelumnya menjadi tidak ada karena harddisk diganti dengan yang baru.

Pastikan DVR yang akan digunakan bisa membaca hard disk yang isi rekamannya berbeda tanggal dan waktunya. Hal ini harus dipastikan dari awal karena hard disk backup-an akan di playback menggunakan DVR jika dikehendaki untuk dilihat. Akan lebih baik lagi jika hard disk tersebut bisa diplayback via PC.

Tidak dianjurkan Menggunakan Fitur Backup Pada USB

Kecepatan maksimal pada transfer port USB DVR hanya 2 Mbps. Sehingga akan butuh waktu proses yang sangat lama untuk memproses backup dengan kecepatan seperti itu. Walaupun nantinya bisa saja dilapangan untuk mempercepat proses dengan trik tertentu, tapi pada intinya akan memakan waktu yang lama. Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah harus dihentikannya proses record selama backup full 1 hard disk. Hal ini untuk menghindari looping atau error saat proses backup berlangsung.

Berbeda dengan penggunaan hard disk pada Komputer. Proses writing pada komputer sangat jarang tetapi pada DVR selalu ada di setiap detiknya. Sehingga akan menimbulkan panas yang berlebih. Jika semakin lama proses backup, maka kemungkinan kegagalan backup juga akan semakin besar. Bisa diambil kesimpulan bahwa cara backup hanya untuk diperuntukkan mengambil dan mengcopy video dengan durasi singkat

Demikian tips backup rekaman pada DVR yang bisa Anda terapkan untuk menjaga rekaman DVR agar tetap awet. Sehingga Anda bisa memutar ulang video hasil rekaman yang sudah berselang beberapa waktu di masa lalu. Semoga artikel tips backup rekaman pada DVR bisa bermanfaat bagi Anda.Dan jika anda berminat kami menyediakan JASA PASANG CCTV JAKARTA 

 

 

 

 

Category

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *